Cari Blog Ini

Sabtu, 19 Januari 2013

Strategi Pembelajaran Reciprocal Teaching


Strategi Reciprocal Teaching
 
Reciprocal teaching adalah pendekatan konstruktivis yang berdasarkan pada prinsip-prinsip pembuatan / pengajuan pertanyaan (Trianto, 2007 : 96). Menurut Sriyanti dan Marlina ( 2003:118 ) pembelajaran terbalik merupakan  salah satu model pembelajaran yang memiliki manfaat agar tujuan pembelajaran tercapai melalui kegiatan belajar mandiri sehingga peserta didik mampu menjelaskan temuannya kepada pihak lain serta dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam belajar mandiri.
Menurut Suyatno (2009 : 64), reciprocal teaching merupakan strategi pembelajaran berdasarkan prinsip-prinsip pengajuan pertanyaan dimana siswa ketrampilan-ketrampilan metakognitif diajarkan melalui pengajaran langsung dan pemodelan oleh guru. Pembelajaran menggunakan reciprocal  teaching harus memperhatikan tiga hal yaitu siswa belajar mengingat, berfikir dan memotivasi diri. Dalam reciprocal teaching, guru mengajarkan siswa keterampilan-keterampilan kognitif penting dengan menciptakan pengalaman belajar, melalui pemodelan perilaku tertentu dan kemudian membantu siswa mengembangkan keterampilan tersebut atas usaha mereka sendiri dengan pemberian semangat (Brown dalam Trianto, 2007 : 96).
Untuk memahami isi sebuah buku materi siswa harus membaca,dan membaca identik dengan belajar. Belajar ialah suatu proses untuk memperoleh motivasi dalam pengetahuan, keterampilan, kebiasaan dan tingkah laku.( R.Gagne dalam Slamet,1995:13 ). Sehingga dengan keterampilan yang dimilikinya siswa mampu memahami isi buku dan mampu mengatasi kesulitannya. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan untuk membantu siswa dalam memahami isi suatu buku adalah model pembelajaran terbalik ( Reciprocal Teaching ).
Berdasarkan pengertian tersebut dapat diartikan bahwa pembelajaran terbalik (Reciprocal Teacing ) adalah suatu metode pembelajaran yang dirancang untuk memberikan manfaat agar tujuan pembelajaran tercapai dan memberikan ketrampilan pada siswa dalam memahami apa yang dibaca didasarkan pada pengajuan pertanyaan.
            Menurut Palinscar,Brown ( dalam Evendi,2001:5 ) kegiatan-kegiatan dalam model pembelajaran tebalik (Reciprocal ) meliputi:
a)        Menyusun pertanyaan
b)        Membuat ringkasan ( ikhtisar )
c)        Membuat prediksi dan
d)       Mengklasifikasi atau mencatat hal-hal yang kurang jelas dari bacaan.
Menurut Suyatno (2009 : 64) langkah-langkah  pelaksanaan reciprocal teaching antara lain :
a)        Membagikan bacaan hari ini
b)        Menjelaskan bahwa guru berperan sebagai guru pada bacaan pertama
c)        Meminta siswa membaca bacaan pada bagian yang ditetapkan
d)       Setelah membaca, siswa disuruh melakukan pemodelan..
e)        Meminta siswa memberikan komentar terhadap pembelajaran guru
f)         Siswa lain membaca dengan tidak bersuara bagian materi bacaan yang lain
g)        Memilih salah satu siswa yang berperan sebagai guru
h)        Membimbing siswa yang berperan sebagai guru
i)          Mengurangi bimbingan siswa yang menjadi guru secara periodic
Pengajaran terbalik terutama dikembangkan untuk membantu guru menggunakan dialog-dialog belajar yang bersifat kerjasama untuk mengajarkan pemahaman bacaan secara mandiri (Trianto, 2007 : 96). Melalui pengajaran terbalik, siswa diajarkan empat strategi pemahaman pengaturan diri yaitu perangkuman, pengajuan pertanyaan, berbicara dan prediksi.
Dalam tahap kelanjutan pelaksanaan reciprocal teaching melalui prosedur harian menurut Wikandari dalam Trianto (2009 : 175) adalah sebagai berikut :
a)        Disediakan teks bacaan berisi materi yang hendak diselesaikan
b)        Dijelaskan bahwa dalam pembelajaran tersebut terdapat beberapa segmen. Segmen pertama guru berperan sebagai pengajar (guru).
c)        Siswa diminta membaca tanpa bersuara teks materi bagian demi bagian.
d)       Jika siswa telah menyelesaikan bagian pertama, dilakukan pemodelan berikut
1)   Pertanyaan yang saya perkirakan akan ditanyakan guru adalah . . . . .
2)   Guru memberikan kesempatan kepada siswa lain untuk menjawab pertanyaan tersebut
3)   Siswa merangkum dan membacakan kesimpulan dari bagain / sub bab
4)   Memberikan kesempatan kepasa siswa lain untuk memprediksi hal yang akan dibahas pada sub bab / bagian selanjutnya
5)   Siswa memberikan respon
6)   Siswa mampu mengekspresikan apa yang telah guru lakukan
e)        Siswa diminta memberikan komentar tentang pengajaran yang baru berlangsung
f)         Pembelajaran seperti segmen pertama diulang tetapi dengan penunjukan salah satu siswa sabagai guru.
g)        Guru membimbing siswa yang ditunjuk sebagai guru
h)        Guru mengurangi intensitas bimbingan kepada siswa yang berperan sebagai guru sampai siswa tersebut bisa mandiri dan mempunyai inisiatif sendiri untuk membantu siswa lain.
Kelebihan dan Kelemahan Reciprocal Teaching
Abdul Azis (2007 :113) mengungkapkan bahwa kelebihan reciprocal teaching antara lain :
a.       Mengembangkan kreativitas siswa
b.      Memupuk kerjasama antara siswa.
c.       Menumbuhkan bakat siswa terutama dalam berbicara dan mengembangkan sikap.
d.      Siswa lebih memperhatikan pelajaran karena menghayati sendiri.
e.       Memupuk keberanian berpendapat dan berbicara di depan kelas.
f.       Melatih siswa untuk menganalisa masalah dan mengambil kesimpulan dalam waktu singkat.
g.      Menumbuhkan sikap menghargai guru karena siswa akan merasakan perasaan guru pada saat mengadakan pembelajaran terutama pada saat siswa ramai atau kurang memperhatikan.
h.      Dapat digunakan untuk materi pelajaran yang banyak dan alokasi waktu yang terbatas.
Kelemahan reciprocal teaching antara lain :
a.       Adanya kurang kesungguhan para siswa yang berperan sebagai guru menyebabkan tujuan tak tercapai.
b.      Pendengar (siswa yang tak berperan) sering mentertawakan tingkah laku siswa yang menjadi guru  sehingga merusak suasana.
c.       Kurangnya perhatian siswa kepada pelajaran dan hanya memperhatikan aktifitas siswa yang berperan sebagai guru membuat kesimpulan akhir sulit tercapai.
Untuk mengatasi dan mengurangi dampak kelemahan penggunaan strategi reciprocal teaching penelitin dan guru selalu memberikan bimbingan dan pengarahan dalam berbagai kesempatan. Motivasi siswa menjadi bagian penting untuk menumbuhkan kesadaran pada diri siswa terhadap keseriusan pembelajaran.

3 komentar: